Iklan

Bentrokan Antarkelompok di Setokok Batam, Dua Orang Meninggal Dunia

Senin, September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T11:16:42Z
Advertisement
Istimewa.

Batam, pelitatoday.comBentrokan antarkelompok warga terjadi di kawasan Setokok, tepatnya di sekitar Jembatan Barelang, Kota Batam, Senin (14/9/2026). Insiden yang diduga berkaitan dengan persoalan lahan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

 

Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin membenarkan adanya korban jiwa dalam bentrokan yang melibatkan dua kelompok warga tersebut.


“Informasinya dua orang meninggal dunia. Saat ini saya sedang menuju ke rumah sakit untuk mengecek langsung,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin kepada wartawan, Senin (14/9/2026).


Menurut Kapolda, situasi di lokasi kejadian saat ini telah berhasil dikendalikan. Massa dari kedua kelompok juga telah membubarkan diri setelah aparat kepolisian turun langsung untuk mengamankan lokasi dan mencegah bentrokan kembali meluas.


Polisi, kata Asep, masih melakukan penanganan serta pendalaman terhadap insiden tersebut, termasuk memastikan kondisi para korban dan mengurai latar belakang terjadinya bentrokan.


Kapolda Kepri mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga meminta seluruh pihak menahan diri dan mempercayakan proses penanganan kepada aparat penegak hukum.


Asep secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak mengaitkan persoalan tersebut dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).


“ Masyarakat kita imbau untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan perkara ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pendalaman terkait penyebab serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan bentrokan tersebut. Red

Advertisement

  • Bentrokan Antarkelompok di Setokok Batam, Dua Orang Meninggal Dunia
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x