![]() |
| Mayor Tek Pramudya Bayu Moerti meraih gelar Master of Arts in Military and Security Studies dari Sekolah Komando dan Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Qatar Angkatan ke-12. (Foto: Dok. Dispenau). |
Pramudya berhasil menyelesaikan Pendidikan Sekolah Komando dan Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Qatar Angkatan ke-12 melalui program Kulliyyatil Qiyādati wal Arkān di Joaan Bin Jassim Academy for Defence Studies, Qatar.
Di Indonesia, tingkat pendidikan tersebut setara dengan Sekolah Staf dan Komando (Sesko). Atas keberhasilannya, Pramudya berhak menyandang gelar Master of Arts in Military and Security Studies pada Senin (29/6).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, keberhasilan Mayor Tek Pramudya sekaligus menunjukkan komitmen TNI Angkatan Udara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui pengiriman perwira untuk mengikuti pendidikan militer di berbagai negara sahabat.
“Keberhasilan Mayor Tek Pramudya Bayu Moerti menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Udara dalam menyiapkan perwira yang adaptif dan profesional serta berwawasan global,” ungkap
Melansir siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Mayor Tek Pramudya menempuh pendidikan di Qatar selama 10 bulan.
Pendidikan tersebut turut diikuti oleh 131 Perwira Siswa yang terdiri atas 86 peserta dari Qatar dan 45 peserta dari 21 negara sahabat. Negara-negara tersebut di antaranya Arab Saudi, Yaman, Kuwait, Oman, Yordania, Maroko, Aljazair, Rwanda, Mesir, Somalia, Irak, Bangladesh, Pakistan, Prancis, Indonesia, Palestina, Turki, Malaysia, Lebanon, Jerman, dan Cina.
Selama menempuh pendidikan itu, para peserta mengikuti kurikulum operasi gabungan (joint operations) yang mengintegrasikan kemampuan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pertahanan Udara. ***
Sumber : Indonesiadefense

Tidak ada komentar:
Posting Komentar