![]() |
| Kantor pemasaran perumahan Sofiya Residence Kabil. |
Dalam keterangan resminya yang diterima pelitatoday.com pada Jumat, 13 Maret 2026. Management Developer Sofiya Group, Bambang menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang dinilai tidak benar dan menyesatkan.
“Kami dari pihak pengembang ingin memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang dimuat oleh beberapa media, termasuk Pojok Times Batam dan Investigasi News Batam, mengenai dugaan penimbunan rawa di lokasi pembangunan kami," tulis Bambang.
Pertama, pihaknya menegaskan bahwa lokasi yang dimaksud bukan merupakan kawasan rawa alami. Area tersebut sejak awal merupakan genangan air akibat kondisi lahan, bukan ekosistem rawa sebagaimana yang diberitakan. Oleh karena itu, penyebutan bahwa proyek ini melakukan penimbunan rawa adalah informasi yang tidak tepat dan menyesatkan.
Kedua, seluruh proses pembangunan yang kami lakukan telah melalui prosedur dan kajian lingkungan yang berlaku. Dokumen lingkungan seperti AMDAL maupun UKL-UPL telah tersedia dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.
Ketiga, dari sisi tata ruang, lokasi pembangunan ini telah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah atau RTRW yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Artinya, kegiatan pembangunan ini tidak melanggar ketentuan tata ruang sebagaimana yang disiratkan dalam pemberitaan tersebut.
"Kami menghormati kebebasan pers dan hak media untuk menyampaikan informasi kepada publik. Namun kami juga mengingatkan bahwa pemberitaan seharusnya sesuai dengan kode etik jurnalistik sehingga berimbang dalam pemberitaan, berdasarkan data yang akurat, dan melalui konfirmasi kepada pihak yang diberitakan," tulisnya.
Pihaknya mengimbau kepada pihak media agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi secara menyeluruh, karena hal tersebut dapat menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
"Sebagai pengembang, kami berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan pembangunan sesuai aturan, bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan terbuka terhadap klarifikasi kepada publik," tutupnya. Red.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar