![]() |
| Potret gerbang pelabuhan Telaga Punggur Batam. |
"Izin menyampaikan Holding Statement kita ya Pak. Untuk selanjutnya mgkn bisa dg Humas kami atau bagian Operasional, terima kasih," tulis Fajar melalui sambungan chat WhatsAppnya. Rabu (18/3/26).
Dalam rilis yang dikirimkan disampaikan bahwa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah dilakukan oleh aparat kepolisian terkait dugaan praktik penipuan dengan modus percaloan tiket penyeberangan di area Pelabuhan Telaga Punggur, Batam.
ASDP berkomitmen untuk kooperatif dalam proses penanganan perkara serta melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan internal guna memastikan seluruh layanan penyeberangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan informasi yang disampaikan aparat kepolisian dalam konferensi pers Polresta Barelang, kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penipuan yang terjadi di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur pada Sabtu (14/3).
Dalam kejadian tersebut, seorang pengguna jasa yang hendak menyeberang menuju Kuala Tungkal diduga diminta membayar sejumlah uang sebesar Rp400.000 oleh pelaku yang menawarkan bantuan pembelian tiket. Namun setelah pembayaran dilakukan, tiket resmi tidak diberikan, sementara korban diarahkan untuk masuk ke kapal.
Dari hasil penyelidikan, aparat kepolisian menetapkan tiga orang tersangka berinisial MY (47), AM (43), dan RY (33) yang diduga memiliki peran berbeda dalam praktik tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, MY diduga berperan menawarkan tiket dan menerima pembayaran, AM yang merupakan oknum karyawan di bagian pengecekan tiket di dalam kapal diduga meloloskan penumpang tanpa tiket resmi, sementara RY diduga membantu akses masuk penumpang ke kapal.
ASDP menegaskan bahwa perusahaan tidak mentolerir segala bentuk praktik percaloan, penyalahgunaan kewenangan, maupun tindakan yang merugikan pengguna jasa. Perusahaan saat ini terus meningkatkan pengawasan operasional di area pelabuhan serta melakukan evaluasi internal secara menyeluruh. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya keterlibatan pihak yang terkait dengan operasional layanan ASDP, perusahaan akan menindaklanjutinya dengan pemberian sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
ASDP juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian, otoritas pelabuhan, serta pemangku kepentingan terkait guna menjaga ketertiban, keamanan, dan integritas layanan penyeberangan, khususnya dalam periode meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik.
Sehubungan dengan hal tersebut, ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar selalu melakukan pembelian tiket penyeberangan melalui kanal resmi yang telah disediakan, yaitu melalui aplikasi atau website Ferizy, maupun loket resmi di pelabuhan, serta menghindari transaksi dengan pihak yang tidak memiliki kewenangan.
Baca Juga: Warga Kecewa, Calo Tiket Kapal Roro di Pelabuhan Roro Punggur Masih Bereaksi?
ASDP berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan serta memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jasa transportasi penyeberangan.
GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam Reno Yulianto. Red

Tidak ada komentar:
Posting Komentar