Iklan

Warga Kecewa, Calo Tiket Kapal di Pelabuhan Roro Punggur Masih Bereaksi?

Rabu, Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T04:06:14Z
Advertisement
Potret sejumlah kendaraan saat antri di pelabuhan Roro Punggur Batam.

Batam, pelitatoday.com - Fenomena permainan kuota tiket mudik kembali menyita perhatian publik. Banyak masyarakat yang berencana pulang kampung tidak dapat melaksanakan rencana mereka karena tiket yang dibutuhkan habis dalam waktu singkat, bahkan hanya beberapa detik setelah pembukaan kuota resmi.

 

Kabar menyebutkan, oknum dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Pelabuhan Roro Telaga Punggur yang bertanggung jawab pengelolaan buka-tutup kuota diduga menggunakan kesempatan tersebut untuk memperkaya diri.


Mereka diduga menyimpan sebagian besar kuota tiket untuk kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi melalui jalur tidak resmi. 


Padahal ketika kuota resmi dibuka melalui aplikasi resmi maupun loket penjualan, jumlah tiket yang tersedia menunjukkan angka NOL.


Bukan hal yang tidak mungkin masih ada oknum-oknum nakal, kendatipun beberapa waktu lalu ada 2 orang oknum ASDP ditangkap terduga menjadi calo tiket.

 

Salah satu masyarakat yang terkena dampak, Juned (32), warga Batam yang berencana mudik ke Pekanbaru mengaku sangat kecewa. 


"Saya sudah siapin uang transport, makanan, dan barang bawaan sejak seminggu yang lalu. Tepat pukul 08.00 ketika aplikasi dibuka, langsung muncul tulisan 'tiket habis'. Padahal saya sudah siap duduk di depan ponsel dari jam 07.30," ucapnya dengan nada kesal, Selasa (17/03). 

 

Kejadian ini membuat banyak kalangan merasa gerah dan menuntut pihak ASDP serta otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan mendalam. 


Parah nya, bukan tujuan Batam - Tungkal atau Batam - Buton saja yang sulit didapat kan kuotanya dari calon penumpang. Namun, jurusan Batam - Tanjung Uban yang akses nya begitu dekat sering tertutup dan terkendala. 


Masyarakat juga menginginkan adanya transparansi dalam pengelolaan kuota tiket mudik dan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan kecurangan.

 

Ketua DPW LSM Gempita Propinsi Kepri, Irwansyah Nasution menyampaikan bahwa kasus seperti ini sudah berulang terjadi setiap tahun menjelang musim mudik. 


"Kita meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan regulasi yang ketat dan sistem pemantauan yang akurat agar tidak ada lagi celah bagi oknum yang ingin bermain dengan nasib masyarakat yang ingin pulang kampung," jelasnya.

 

Hingga saat ini, pihak ASDP belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan kecurangan tersebut. Namun, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau telah mengumumkan akan segera membentuk tim penyelidik untuk mengklarifikasi seluruh permasalahan yang terjadi. Des

Advertisement

  • Warga Kecewa, Calo Tiket Kapal di Pelabuhan Roro Punggur Masih Bereaksi?
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x