![]() |
| Potret warkop dua belas diduga berdiri diatas row jalan. |
Namun, hal ini terkesan tidak berlaku bagi pemilik usaha Warkop Dua Belas yang berlokasi di depan Kantor Lurah Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Salah-satu pengunjung Warkop Dua Belas menyampaikan bahwa Warkop tersebut terbilang ramai pengunjung setiap harinya. "Tiap hari ramai ini. Disini sudah lengkap semua menu minum dan makanan," katanya.
Ia memperkirakan, Warkop tersebut paling laris di wilayah Dapur 12 yang notabene selalu ramai tiap hari. "Omset mereka ini pasti besar tiap hari," katanya. Senin (23/3/26).
Ketika awak media ini mengunjungi Warkop Dua Belas, terlihat puluhan meja berjajar dengan dilengkapi kabel stok kontak. Namun, saat pembayaran, tidak terlihat adanya Tapping Box untuk merekam transaksi Warkop tersebut. Padahal, harga untuk satu gelas air putih hangat (APH) dibadrol dengan harga Rp2000 per-gelas.
![]() |
| Potret steleng diduga tempat jual-beli chip. |
"Disteleng yang itu, kita bisa jual-beli chip bg. Kalau jual Rp55ribu satu B, kalau beli Rp60ribu. Disini aman kita main bg," kata salah satu pengunjung.
Warkop Diduga Berdiri Diatas Row Jalan
Salah-satu tokoh masyarakat Kecamatan Sagulung menyampaikan bahwa Warkop Dua Belas berdiri diatas row jalan dan sering menimbulkan kemacetan saat jam keluar-masuk sekolah.
"Kebetulan di depan warung itu kan ada Sekolah, jadi kalau pas jam keluar-masuk sekolah disana selalu macet. Apalagi disana juga Kantor Lurah dan sekarang ditambah Puskesmas," pungkasnya.
Ia meminta agar pemerintah turun tangan dan melakukan pengecekan dan penertiban. Apalagi kata dia, kalau warkop tersebut tidak bayar pajak.
"Ini namanya saja Warkop. Kalau penghasilan pemilik usaha ini lumayan juga tiap hari," tutupnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, pemilik warung dan juga pihak-pihak terkait belum berhasil dimintai keterangan. Red


Tidak ada komentar:
Posting Komentar