Iklan

Bamsoet: IMI Bersama Pengelola Sirkuit Sentul Terus Matangkan Pengembangan West Java Sentul International Circuit

Rabu, Mei 18, 2022 WIB Last Updated 2022-05-18T10:01:29Z
Advertisement

 

Foto Istimewa.

JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama pengelola Sirkuit Internasional Sentul yang dipimpin Tinton Soeprapto mematangkan rencana pengembangan Sirkuit Internasional Sentul menjadi West Java Sentul International Circuit. Tim sedang merumuskan total anggaran biaya yang dibutuhkan, untuk kemudian dibawa dalam rapat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 


"Bersama IMI Pusat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengundang para pelaku usaha otomotif dan lainnya yang memiliki pabrik dan kantor di Jawa Barat untuk menghadiri gala dinner fundraising Race In A Lifetime. Disana kita akan presentasikan transformasi Sirkuit Sentul menjadi West Java Sentul International Circuit, serta berbagai manfaat yang bisa mereka saat bergabung menjadi sponsor," ujar Bamsoet usai rapat pengembangan West Java Sentul International Circuit, di Jakarta, Selasa (17/5/22).


Turut hadir Wakil Ketua Umum Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Junaidi Elvis. Hadir pula jajaran direksi PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU) selaku pengelola Sentul International Circuit, antara lain Komisaris Darma Mangkuluhur dan Ananda Mikola, serta Direktur Niaga Lola Moenek. 


Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan kawasan Sirkuit Sentul yang memiliki luas lahan mencapai 75 hektar ini akan didesain ulang oleh konsultan internasional, Populous. Rekam jejaknya tidak perlu diragukan karena telah banyak mendesain arena motorsport di berbagai negara dunia. Antara lain, Silverstone Circuit, Alabama Motorsports Park Circuit, Dubai Autodrome and Business Park, The Circuit of Wales; hingga The London Grand Prix.


"Proses pengembangan West Java Sentul International Circuit akan dilakukan dalam tiga tahap. Di tahap awal akan memperbaiki berbagai fasilitas yang sudah ada, seperti lintasan track hingga sarana dan prasarana pendukung seperti paddock dan lain sebagainya. Tahap kedua membangun beberapa fasilitas tambahan seperti entertainment zone, fast zone, hotel zone, hingga waterfront zone. Serta di tahap ketiga mengembangkan berbagai sarana dan prasarana yang telah dibangun menjadi semakin baik dan berdaya guna," jelas Bamsoet.


Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, dalam tahap perencanaan, West Java Sentul International Circuit setidaknya akan memiliki empat zonasi. Di Entertainment Zone akan terdapat entrance area (entrance, plaza, open parking); dan commercial/mall zone (commercial/retail, food and beverage, Mall with retail, car inventory). Ada juga Hotel Zone (hotel plus resort, pool with view, team offices); serta Waterfront Zone (camping sites, running tracks, rafting, riverfront food and beverage).  


"Sementara di Fast Zone akan terdapat Theme Park (themed rides, museum, themed food and beverage, brand studios, slalom/drifting, F1 Simulator, event zone, central stage), Grandstand Performanced Zone (grandstand with suites, VVIP parking, team paddocks, paddock experiences, paddock food and beverage, team truck bay), serta Premium/VIP Zone (luxury suites, prime views to the track, luxury/themed hotels, prime grandstands)," pungkas Bamsoet. (*)

Advertisement

  • Bamsoet: IMI Bersama Pengelola Sirkuit Sentul Terus Matangkan Pengembangan West Java Sentul International Circuit

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x