Iklan

Proyek DAK di Dikjar Simalungun Dikuasai Pemborong Asal Medan, Ada Permainan?

Senin, Oktober 09, 2023 WIB Last Updated 2023-10-09T14:46:30Z
Advertisement
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. (dok: SHP)

Simalungun, pelitatoday.com - Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk SD dan SMP di Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara dinilai jadi proyek titipan oknum tertentu.


Pasalnya, proyek DAK ini mayoritas dikuasai oleh pemborong asal Medan. Padahal, tidak sedikit pembohong lokal yang mengajukan permohonan, namun ditolak. Hal ini disampaikan langsung oleh Djalen Sinaga SKpn selaku pendiri Group Haroan Bolon Simalungun Sejahtera.


"8 CV yang mengajukan permohonan kepada Dikjar Simalungun ditolak atau tidak berhasil mendapat pekerjaan, ada apa dengan di Dikjar Simalungun?," pungkas Djalen kepada awak media ini di Pematang Raya Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Senin (8/10/23).


Lanjut Djalen, sepatutnya pemborong lokal jadi prioritas agar sejalan dengan visi-misinya Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH dan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, yakni disingkat RHS (Rakyat Harus Sejahtera ).


"Tapi apa kenyataannya? dari luar atau warga Medan yang Sejahtera. Bagaimana cara nya masyarakat Simalungun Sejahtera kalau yang bekerja bukan dari daerah Kabupaten Simalungun?," tanya Djalen.


Menanggapi tentang banyaknya pemborong asal Medan yang berhasil mendapatkan pekerjaan di wilayah Kantor Dikjar Kabupaten Simalungun untuk pekerjaan DAK SD SMP. Djalen Sinaga meminta kepada Bupati Simalungun agar mengavaluasi kinerja di Dikjar Simalungun.


"Kita menduga ada permainan dengan orang Medan soal penunjukan proyek di Dikjar Simalungun," kata Djalen yang juga warga lingkungan Kantor Bupati Simalungun ini.


Sementara itu, Kadis Dikjar Kabupaten Simalungun, J.Saragih belum berhasil dimintai keterangan karena tidak berada ditempat saat awak media mendatangi kantornya. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui sambungan nomor WhatsAppnya juga tidak aktif.


Terpisah, Kabid Sarana dan Prasarana Dikjar Simalungun, Paralon Sidauruk melalui sambungan nomor seluler nya membantah tudingan pemborong DAK SD dan SMP di Dikjar Simalungun dikuasai oleh pemborong dari Medan. 


"Pemborong di Dikjar Simalungun bukan hanya dari Medan, tetapi dari Sidikalang Kabupaten Dairi juga ada. Dari Pematang Siantar dan Simalungun pun ada yang mengajukan permohonan untuk mendapat proyek," jawab Sidauruk kepada awak media ini. (SHP)


Editor : Siburian 

Advertisement

  • Proyek DAK di Dikjar Simalungun Dikuasai Pemborong Asal Medan, Ada Permainan?

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x