Ads Responsif

Iklan

Warga MKGR Batuaji Kecam Press Release Baznas Batam, Kapan Rumahnya Terbakar?

Jumat, 05 Maret WIB Last Updated 2021-03-05T15:16:14Z
Penampakan Rumah Pak RT, setelah mendapt bantuan bedah rumah dari BAZNAS Batam (ist)


Batam, Pelitatoday.com - Beredar rilis Baznas Batam di berbagai group WhatsApp terkait hasil peninjauan Baznas Batam soal bantuan bedah rumah yang diberikan kepada Ketua RT 07 Perum MKGR, Batuaji, yang menuai sorotan dari sejumlah media di Kota Batam.


Dalam rilis tersebut, disebutkan pada tahun 2020 Baznas Batam mendapatkan informasi dari Kecamatan Batu Aji bahwa ada warga yang tinggal di Kelurahan Kibing rumahnya layak untuk di bantu. Sehingga tim Baznas Batam langsung melakukan survey ke lokasi tersebut.


Informasi yang diperoleh dari hasil survey tim Baznas ke lokasi bahwa kondisi rumah sering terkena banjir karena posisi tanah jalan lebih tinggi dari rumah, lantai dan dinding terbuat dari triplek. Sebelumnya rumah tersebut juga pernah terbakar hingga rumah tidak layak untuk dihuni. Selanjutnya sekcam dan seklur setempat melakukan koordinasi agar keluarga Ibu Lamini menyewa rumah yang disebelah.  


Ibu Lamini bekerja membantu menjual kain dari hasil jahitan suami yang berprofesi sebagai tukang jahit untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu ibu Lamini juga memiliki tunggakan sekolah anaknya di SMA  Negeri 5 Batam. 


Ketua Baznas Batam, Muhith menyampaikan secara prosedur dan fiqh, kondisi dari rumah ibu Lamini layak untuk dibantu. kritikan dan saran dari semua pihak akan kami terima menjadi bahan evaluasi untuk kemajuan Baznas Batam. 



Percayakan kepada kami Baznas Batam, Insya Allah, akan bekerja secara amanah, transparan dan profesional.


Namun, pengakuan Ketua RT 07 Perum MKGR kepada Salim, staf Baznas Batam, Sekcam Batuaji dan Seklur Kibing, menuai kecaman dari masyarakat.


Pasalnya, rumah yang terbakar adalah milik warga lain, di blok Sugandi C, dimana posisinya persis di belakang rumah Ketua RT tersebut (Blok Sugandi B).


Penampakan rumah pak RT saat proses bedah (ist)


"Bukannya yang terbakar rumahnya pak Moel, pedagang sayur itu. Kapan rumah pak RT 07 terbakar?" tanya warga MKGR menyikapi press realease Baznas Batam.


"Aneh. Kok berani-beraninya ngaku terbakar, nanti terbakar betulan rumahnya baru rasa," sesalnya.

 

Mantan Ketua RT ini pun mengungkapkan bahwa ketua RT 07 MKGR memang memiliki dua ruko, persis di samping rukonya yang direhab oleh Baznas Batam.


"Selama ini dia memang punya 2 ruko, yang terakhir dia beli dari Purnaji sekitar Rp70 jutaan," jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, warganet Kota Batam meminta Baznas Batam dibubarkan.


"BAZNAS BATAM SUDAH TIDAK AMANAH MEREALISASIKAN UANG UMAT ISLAM. BUBARKAN DAN LAPORKAN BAZNAS BATAM," tulis warga Batam.



Sebelumnya diberitakan, penerima bantuan bedah rumah dari BAZNAS Batam dinilai kurang tepat. Hal tersebut menyusul orang yang mendapat bantuan tersebut justru diberikan kepada orang yang notabene memiliki ekonomi yang cukup.


Kejadian tersebut di wilayah Kibing Batuaji. Dimana, penerima bantuan bedah rumah tersebut justru salah satu oknum Ketua RT.


Kondisi tersebut jelas sangat melukai perasaan masyarakat miskin yang membutuhkan. Dimana rumah tinggal mereka sudah tak layak huni.


"Lain hal jika rumah pak RT itu gubuk reot, kita warga maklum. Tapi ini kan sekelilingnya masih banyak yang tak layak huni," ujar warga MKGR.

 

Pantauan di lapangan, dilihat dari fisik bangunan milik ketua RT yang dibedah tentu tidak pantas direhab. Sebab rumah tersebut telah berdiri tegak dua lantai beton.


Ironisnya informasi perihal bantuan tersebut tidak pernah sampai kepada masyarakat. Muncul dugaan hal itu dilakukan RT agar dirinyalah yang menerima bedah rumah itu.


"Sepertinya pak RT kita itu orang kekurangan, miskin moralnya. Sudah punya rumah dua unit berlantai dua kok masih juga mau nelan duit umat," kecam warga lainnya.



Muhitz Ketua Baznas Batam saat dikonfirmasi mengatakan Baznnas membagi perkecamatan. Dimana untuk rumah syaratnya tanah memiliki surat resmi.


"Itu rekomnya dari kelurahan, kalau pak lurahnya fair mengajukan ke Baznas 33 rumah kita seleksi. Kalau yang diajukan cuma satu ya Baznas gak punya pilihan. Misal 3 rumah Baznas pilih satu," katanya.


Terkait layak tidaknya rumah ketua RT di MKGR tersebut, Muhitz tak menjelaskan. Namun ia hanya menunjukkan contoh rumah warga Batam yang dibedah. ***


Editor : Pineop Siburian

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Warga MKGR Batuaji Kecam Press Release Baznas Batam, Kapan Rumahnya Terbakar?

Berita Lainnya

Ads Responsif

Ads x