Iklan

Menegement PT ASL Shipyard Tidak Izinkan Wartawan Konfirmasi Soal Tewasnya Petrik Natanael

Rabu, Maret 17, 2021 WIB Last Updated 2021-03-17T06:02:48Z
Advertisement
Gerbang menuju PT ASL Shipyard di Tanjung Uncang ,Batuaji, Batam (Ist)


Batam -
Musibah kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi dock PT. ASL pada Selasa (16/3/21) lalu, yang menewaskan Petrik Natanael Sitompul salah satu pekerja Perusahaan Subcon PT Elang Jaya, diduga karena minimnya Sistem Manajemen Keselamatan  dan Kesehatan Kerja (SMK3) dalam lingkungan Perusahan PT ASL.


Pasalnya, korban kecelakaan kerja yang menyebabkan Petrik Natanael Sitompul tewas sekitika akibat terjatuh dari ketinggian dari atas kapal yang sedang melakukan docking.


Atas peristiwa itu, wartawan mencoba mengkonfirmasi peristiwa kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja dari perusahaan subcon PT. Elang Jaya di Lokasi PT ASL tersebut. Namun sayang nya ketika wartawan ingin mencari kebenaran peristiwa itu, pihak manejemen melalui petugas sekurity tidak bersedia dikonfirmasi atau melarang wartawan masuk.


Petugas Security PT. ASL, yang ditemui digerbang utama pintu PT. ASL, pada Rabu (17/03/2021), petugas sekurity menghubungi rekannya, sembari mempertanyakan maksud kedatangan awak media ini.


Setelah mendapatkan jawaban, petugas security mengatakan, “Kalau untuk pihak manegemen subcon kita gak tau itu, “menejemen yang mana tu,” ucapnya pura pura bodoh.


Selanjutnya security tersebut mengatakan, agar peristiwa itu dipertanyakan langsung ke Pihak Kepolisian Sektor Batu Aji. Karena menurutnya kasus ini sudah ditangani sepenuhnya oleh Pihak Kepolisian Sektor Batu Aji.


“Untuk informasi lebih lanjut, silahkan tanyakan saja langsung ke pihak Polsek Batu Aji, karena kasus ini sudah ditangani pihak Polsek,” tutup security.


Baca Juga : Tidak Amanah Menepati Janji Politik, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Dituntut


Sementara itu Kapolsek Batu Aji, Kompol Jun Chaidir, yang ditemui wartawan di Mapolsek Batu Aji, belum dapat dikonfirmasi karena kapolsek sedang bergegas keluar meninggalkan Mapolsek Batu Aji sembari mengatakan, bawah untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan.


Karena menurut Kapolsek Batu Aji, kasus meninggalnya pekerja di PT. ASL, masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.


“Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi, jadi belum bisalah konfirmasi, jelas Kapolsek Batu Aji kepada wartawan. 


Diberitakan sebelumnya, seorang Pekerja Galangan Kapal yang diketahui bernama Petrik Natanael Sitompul, dikabarkan meninggal dunia setelah informasinya terjatuh dari kapal super tengker dengan ketinggian sekitar 25 meter tempatnya bekerja, pada hari Selasa (16/03/2021).


Diketahui, yang menjadi tempat Petrik Natanael Sitompul bekerja adalah PT. Alang Jaya atau yang menjadi perusahaan subcon di perusahaan galangan kapal PT. ASL Shipyard, yang berlokasi di Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tewas ditempat setelah terjatuh dengan kondisi mengalami remuk dibagian kepala, serta dengan kondisi tangan dan kaki patah. Selanjutnya korban pun langsung dibawa ke RSUD Embung Fatimah kota Batam.


"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 09.30 Wib, Korban ini jatuh dari atas kapal dengan ketinggian 25 meter kebawah,"  ujar salah seorang rekan pekerja korban di PT. ASL.


Dari rekaman video yang diterima oleh media ini, terlihat korban menggunakan kemeja panjang berwarna biru bertulisan PT. Alang Jaya dan celana jins berwarna coklat. (LS)

Advertisement

  • Menegement PT ASL Shipyard Tidak Izinkan Wartawan Konfirmasi Soal Tewasnya Petrik Natanael

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x