• Ikuti!

    - Advertisement -

    - Advertisement -

    Mencerahkan Informasi Anda

    Iklan

    - Advertisement -

    Bagikan Kartu Pelanggan LPG di Penyengat, Rahma Tegaskan Harga 20 Ribu

    Jumat, 05 Maret WIB Last Updated 2021-04-22T16:31:13Z
    Foto Istimewa (Dok: Prokompim)


    Tanjungpinang -
    Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang kembali menyerahkan kartu pelanggan Gas LPG 3 Kg Subsidi untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan Pelaku Usaha Mikro, kali ini dilaksanakan di Wilayah Kelurahan Penyengat, Kota Tanjingpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jum'at (5/3/2021).


    Kartu pelanggan diserahkan oleh Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP bersama Sektetaris Daerah (Sekda), Teguh Ahmad. S di 4 lokasi pangkalan, yaitu Pangkalan Hafir Jl. Engku Puteri, dengan rincian 41 KK untuk RTS dan 11 Usaha Mikro, Pangkalan Rosmawati Jl. Gurindam 12 , dengan rincian 40 KK untuk RTS dan 4 untuk Usaha Mikro, Pangkalan Muchayan, Jl. Nakhoda Ninggal dengan rincian 52 KK untuk RTS, 7 untuk Usaha Mikro dan Pangkalan  Lestari, Kampung Datok dengan rincian 184 KK untuk RTS, 58 untuk Usaha Mikro.


    Saat melakukan kunjungan di Pangkalan Gas LPG 3 Kg, Rahma mengatakan, bahwa dengan adanya kartu pelanggan ini untuk menjamin ketersediaan gas, satu harga, dan masyarakat tidak lagi antre serta benar-benar menerima haknya untuk menggunakan gas LPG 3 Kg.


    "Kartu pelanggan ini fungsinya untuk  masyarakat yang terdata sebagai Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan pelaku Usaha Mikro dengan kekayaan dibawah Rp25 juta perbulan, maka nama yang sudah terdaftar tidak perlu lagi antre dan berkeliling mencari gas LPG 3 kg, dalam hal ini pemerintah daerah menjamin ketersediaan gas LPG 3 Kg subsidi melalui pihak pangkalan yang terdekat dari rumah. Khusus di Pulau Penyengat, atas kesepakatan RT/RW dan warga, paling tinggi dapat dijual dengan harga Rp20.000," ucap Rahma.


    Dihari Jumat yang penuh berkah ini Rahma berharap dengan adanya kartu pelanggan ini selain bisa menjamin ketersediaan Gas LPG Subsidi, bisa juga menerapkan 1 harga di Pulau Penyengat. "Setelah adanya kartu pelanggan ini, tidak boleh lagi ada pangkalan yang menjual diatas harga Rp20 ribu. Mudah-mudahan dihari Jumat yang penuh keberkahan, dan berada di Pulau yang bersejarah ini, kita semua selalu diberikan kesehatan, dimurahkan rezeki serta dijauhkan dari segala bencana," Ucap Rahma.


    Usai menyerahkan kartu pelanggan LPG, Rahma dan Sekda juga meninjau pembangunan sumur bor sebagai sumber air bersih bagi warga pulau penyengat. "Kami harap, bangunan dan sumur bor yang telah dibangun oleh Pemerintah ini agar dijaga dan dirawat dengan baik, dan semoga kebutuhan air bersih di Pulau penyengat bisa teratasi," Harap Rahma.


    Wali Kota dan Sekda menyerahkan kartu pelanggan Gas Subsidi 3 Kg juga didampingi oleh Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan Samsudi, S. Sos, M.H, Kadis Perdagin Dr. Atmadinata, Camat Tanjungpinang Kota Raja Hafizah, S. STP, Lurah Penyengat Al Imron, S. St.Par dan Kabag Prokompim Setdako Elvi Arianti, S.Pt, M. Si.


    Sumber : Prokompim
    Editor : Antoni
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Bagikan Kartu Pelanggan LPG di Penyengat, Rahma Tegaskan Harga 20 Ribu

    Berita Lainnya

    - Advertisement -

    Ads x