Iklan

Lembaga Alkitab Indonesia Genap Berusia Ke-69 Tahun, Siap Meluncurkan Alkitab Terjemahan Baru 2

Jumat, Februari 10, 2023 WIB Last Updated 2023-02-10T07:12:27Z
Advertisement
Lembaga Alkitab Indonesia menggelar Acara Ibadah Syukur dan Peluncuran Alkitab Terjemahan Baru 2 yang lebih mudah dimengerti bahasanya bagi Umat Tuhan Yesus Kristus Di Hall Balai Sarbini. 

Jakarta, pelitatoday.com - Pada 9 Februari 2023 ini Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) genap berusia 69 tahun. Dengan bertambahnya Usia ke- 69 tahun Lembaga Alkitab Indonesia menggelar Acara Ibadah Syukur dan Peluncuran Alkitab Terjemahan Baru 2 yang lebih mudah dimengerti bahasanya bagi Umat Tuhan Yesus Kristus Di Hall Balai Sarbini, Kamis, 9/02/2023, jam 17.00 Wib.


Berbagai dinamika telah dilalui dalam jalan panjang menghadirkan Firman Tuhan di seluruh pelosok negeri. Momentum ulang tahun ke-69 wajar untuk disyukuri dan dirayakan bersama dengan gereja-gereja dan umat Tuhan pengguna Alkitab. Ibadah syukur dan perayaan ulang tahun yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Jakarta pada Kamis, 9 Februari 2023 mulai pukul 17.00 WIB. 


Acara yang mengangkat tema “Firman Ilahi Berkuasa Membarui (Yes. 55:10-11) ini dihadiri para pimpinan lembaga gereja aras nasional, para pimpinan sinode-sinode gereja di Indonesia, pimpinan gereja lokal di Jakarta dan sekitarnya, unsur pemerintahan dan mitra-mitra pelayanan LAI. Selain tamu dari Indonesia, hadir juga perwakilan dari Persekutuan Lembaga-lembaga Alkitab Sedunia (United Bble Societies) dan lembaga-lembaga Alkitab tetangga.


Dan tampak hadir pula Menteri Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan dan memberikan Sambutan , Bersyukur atas Lembaga Alkitab Indonesia telah mengeluarkan Terjamahan Baru 2 Alkitab bagi Umat Kristiani yang lebih mudah dan dimengerti. Dan dengan Terjemahan Baru 2 kiranya setiap Umat Kristiani Lebih dekat dan Bertumbuh dalam Pengenalan akan Firman Tuhan dari Terjemahan baru 2 ini, Ujarnya.


Dalam perayaan ini, Lembaga Alkitab Indonesia mempersembahkan Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2) bagi umat penutur bahasa Indonesia. 


Alkitab Terjemahan Baru 2 ini merupakan pembaruan yang tidak menghilangkan terjemahan yang awalnya beribu tahun lalu terhadap Alkitab Terjemahan Baru (TB) yang terbit pada 1974 dan dipersiapkan sejak awal 1950-an. Alkitab TB merupakan buah dari kebersamaan dan semangat oikumenis gereja-gereja di Indonesia, baik Protestan maupun Katolik 


Alkitab Terjemahan Baru telah hadir dan mengakar di antara gereja-gereja dan berbagai kalangan umat Kristiani penutur bahasa Indonesia. Namun, Alkitab Terjemahan “Baru” lambat laun berubah menjadi terjemahan “lama” yang perlu diperbarui


Berdasarkan teks-teks sumbernya (Ibrani, Aram, dan Yunani). Melanjutkan kebersamaan lintas-gereja dalam penerjemahan Alkitab di tanah air, pembaruan Alkitab TB dilakukan dengan mencermati perkembangan bahasa Indonesia masa kini, penelitian naskah-naskah kuno Alkitab, kajian-kajian mengenai makna teks, dan berbagai bidang ilmu yang mendukung penerjemahan Alkitab (seperti linguistik, arkeologi, dan kajian lintas-budaya).


Dalam mewujudkan pembaruan terjemahan Alkitab, LAI tidak berjalan sendirian. Alkitab Terjemahan Baru 2 yang diselesaikan melalui kerja sama oikumenis lintas gereja dan lintas lembaga selama tidak kurang dari seperempat abad lamanya. 


Menjelang berakhirnya tugas tim penerjemah, Lembaga Alkitab Indonesia bersama mitranya Lembaga Biblika Indonesia (LBI) meminta masukan dari gereja-gereja dan perguruan-perguruan tinggi teologi melalui berbagai tahapan diskusi dan konsultasi, termasuk enam konsultasi regional yang diselenggarakan di wilayah Indonesia timur, tengah dan barat sepanjang 2016-2017, dan berpuncak pada Konsultasi Nasional Pembaruan Alkitab TB (2018) di Kinasih Resort, Bogor, yang dihadiri oleh para pimpinan lembaga gereja aras nasional, para uskup, para pimpinan sinode dari berbagai denominasi dan Menteri Agama Republik Indonesia. Para peserta menyepakati


agar upaya pembaruan Alkitab Terjemahan Baru dilanjutkan sampai seluruh naskah siap terbit.


Setelah Alkitab Terjemahan Baru 2 terbit dan hadir di tengah-tengah umat. LAI bersama LBI akan melanjutkan sosialisasi dan penjemaatan Alkitab Terjemahan Baru  kepada Umat Kristiani di berbagai kota di Indonesia.


Hal ini sesuai dengan Visi Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) agar Firman Tuhan dapat menjangkau semua orang. Sepanjang 2023, LAI dan LBI akan hadir di 15 kota di Indonesia, yaitu: Mangkutana.

Surabaya.

Jayapura.

Manado

Manokwari.

Yogyakarta.

Medan.

Banjarmasin.

Pontianak.

Maumere.

Kupang.

Palembang.

Ambon.

Semarang.


Dengan mengucap syukur kepada Tuhan, Alkitab Terjemahan Baru 2 dipersembahkan kepada gereja-gereja dan berbagai Kalangan


Umat Kristiani penutur bahasa Indonesia, disertai doa dan harapan agar Firman Tuhan itu Hidup terus menyapa hati dalam bahasa terkini dan mengubah hidup generasi demi generasi. 


Semoga melalui kehadiran Alkitab dengan terjemahan yang semakin mudah dipahami, umat dapat bertumbuh dalam iman, dan berbuah dalam kata dan perbuatan baik, Ujar Ketua Umum Lembaga Alkitab Indonesia. (Guntur)

Advertisement

  • Lembaga Alkitab Indonesia Genap Berusia Ke-69 Tahun, Siap Meluncurkan Alkitab Terjemahan Baru 2

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x