• Ikuti!

    - Advertisement -

    - Advertisement -

    Mencerahkan Informasi Anda

    Iklan

    - Advertisement -

    Kelembapan Jadi Faktor Plafon Masjid Tanjak Roboh, Kontraktor Komitmen Pakai Polyvinyl Chloride

    Selasa, 13 September WIB Last Updated 2022-09-14T03:00:06Z
    Mesjid Tanjak yang menjadi salah satu icon Batam.

    Batam, pelitatoday.com - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) telah melakukan investigasi pada plafon Masjid Tanjak Batam, Jumat dan Sabtu silam.

     

    Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait didampingi Kepala Satuan Pemeriksa Internal BP Batam selaku Ketua Tim Investigasi, Konstantin Siboro, menyampaikan tanggapan atas musibah yang terjadi.

     

    “Kejadian ini merupakan hal yang tentu tidak kita inginkan. Kami juga bersedih, karena selain merupakan fasilitas peribadahan, Masjid Tanjak Batam juga menjadi bangunan kebesaran dan kebanggaan bagi umat islam di Kota Batam,” ujar Ariastuty.

     

    Ia melanjutkan, pemeliharaan Masjid Tanjak Batam juga menjadi perhatian khusus BP Batam untuk menyempurnakan sarana destinasi wisata religi di Kota Batam. 


    Baca Juga; Soal Rusaknya Plafon Masjid Tanjak, Prof. Dr. Ir. Chablullah Wibisono: Hal Biasa dalam Teknik Kontruksi

     

    Lebih lanjut, Ariastuty menjelaskan bahwa hasil dari tim investigasi, penyebab jatuhnya gypsum masjid adalah faktor kelembapan.

     

    Kelembapan tersebut diduga terjadi karena cuaca yang belakangan ini cukup ekstrem. 

     

    Disamping itu, faktor lain yang mendukung terjadinya kelembapan adalah bentuk bangunan Masjid Tanjak Batam yang terbuka (open building) tanpa pintu, juga menyebabkan udara masuk dari seluruh sisi. 

     

    “Faktor tersebut memungkinkan udara bergerak naik ke atas dan memberikan dorongan serta beban lebih terhadap gypsum,” terang Ariastuty.


    Kondisi Mesjid Tanjak saat ini.

    Sebagai tindak lanjut dan pencegahan kejadian serupa di kemudian hari, kontraktor telah berkomitmen untuk memberikan material yang lebih baik dalam rangka penyempurnaan Masjid Tanjak Batam.


    “Sebenarnya material yang dipilih sudah sesuai dengan kontrak. Namun, pihak kontraktor menunjukkan komitmennya untuk mengganti dengan material yang lebih baik,” jelas Kepala Satuan Pemeriksa Intern BP Batam selaku Ketua Tim Investigasi, Konstantin Siboro. 

     

    Adapun bahan plafon awal yang menggunakan gypsum, akan diganti menggunakan bahan Polyvinyl Chloride (PVC).

     

    Bahan PVC sendiri dipilih karena dinilai memiliki banyak keunggulan secara fungsi. 

     

    Selain terbuat dari plastik yang memiliki ketahanan lembap yang tinggi, sifatnya juga lentur dan ringan. 


    Baca Juga; Terkesan Prematur, Usulan Siapa Pembangunan Jalan Baru Menuju PT Marcopolo Sagulung?

     

    Progress pemeliharaan plafon Masjid Tanjak Batam, saat ini tengah digesa dan pelepasan gypsum ditargetkan selesai pada Jum’at akhir pekan ini. 


    “Rencananya Jum’at ini bersih semua dan pemasangan PVC dimulai,” pungkas Boro. (SP/Red)

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kelembapan Jadi Faktor Plafon Masjid Tanjak Roboh, Kontraktor Komitmen Pakai Polyvinyl Chloride

    Berita Lainnya

    - Advertisement -

    Ads x