Iklan

- Advertisement -

- Advertisement -

Jamin Kualitas Tempur Prajurit, Dislitbangad Uji IPP Set

Kamis, 10 Maret WIB Last Updated 2022-03-10T10:13:29Z
Foto Istimewa. (Dok: Dispenad)

Jakarta - Uji terima yang dilakukan oleh Dinas Penelitian Angkatan Darat (Dislitbangad) terhadap Integrated Personal Protection (IPP) Set  hasil pengadaan Pusat Perbekalan TNI AD TA. 2022 merupakan upaya TNI AD dalam menjamin kualitas tempur prajurit.


Hal tersebut disampaikan Kepala Laboratorium (Ka Lab) Dislitbangad, Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., dalam keterangan tertulisnya di Batujajar, Bandung Barat, Kamis (9/3/2022).


Diungkapkan Kalab Dislitbangad, uji terima yang dilakukan Dislitbangad merupakan tahap akhir dalam proses pengadaan materiel/bekal TNI AD.


"Setiap materiel/bekal hasil pengadaan yang dilakukan Kemhan, Mabes TNI maupun Angkatan, dalam hal ini TNI AD harus melalui tahapan uji terima,"ujar Kolonel Sapta.


Ini penting, lanjutnya, karena untuk memastikan materiel dan bekal yang akan digunakan para prajurit nantinya harus bisa menjamin keamanan dan keselamatan serta operasional mereka saat melaksanakan tugas.


Lebih lanjut Kolonel Sapta jelaskan IPP Set merupakan bekal perorangan bagi prajurit yang akan menunjang saat melaksanakan tugas, khususnya di daerah operasi.


"IPP Set terdiri dari Helm Balistik,  rompi tahan peluru serta aksesoris lainnya. Tidak saja untuk melindungi prajurit dari kondisi alam namun juga dari ancaman senjata musuh," terang lulusan Akmil tahun 1996 itu.


Khusus untuk helm dan rompinya, tuturnya selain untuk mengetahui kualitas bahan utamanya tapi juga diuji kualitas kain yang digunakan serta diuji destruktif dengan menggunakan senjata kaliber 9 mm dan 5.56 mm, senjata tajam, serta alat uji lainnya yang ditetapkan TNI AD


"Setiap materiel dan bekal TNI AD memiliki standardisasi tipe dengan didasarkan pada aspek insani, kemampuan, kelancaran kerja dihadapkan kepada tipologi wilayah dan jenis tugas, serta ketentuan lainnya seperti konstruksi dan perlengkapan," jelas mantan Kasipers Kasrem 143/Halu Oleo itu.


"Dalam uji terima ini, materi uji hampir sama dengan saat uji coba (sertifikasi) namun materinya dikelompokan dalam aspek uji tidak merusak (non destruksi) dan uji merusak (destruksi) terhadap sampel yang diambil secara acak," tambahnya.


"Sebagaimana ditegaskan Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., melalui tahapan uji terima ini, kita membantu TNI AD dalam menjamin kualitas tempur prajurit," tandasnya.


Sementara itu, dalam sambutannya, Direktur Kecabangan Pusat Pembekalan Angkutan TNI AD (Dircab Pusbekangad) Brigadir Jenderal TNI AD Akhmad Muzamil, S.H., S.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan uji terima yang akan dilaksanakan selama 2 hari (8 s.d. 9 Maret 2022) juga dapat memberikan gambaran bagi pimpinan TNI maupun TNI AD terhadap jaminan keamanan dan keselamatan prajurit saat tugas operasi.


"Ini tahapan akhir dalam proses pengadaan TNI AD, dan pengujiannya dilakukan oleh Dislitbangad sesuai dengan norma penerimaan yang telah ditetapkan," ujar Ahmad Muzamil. 


"Dari hasil uji terima ini, dapat memberikan data dan informasi bagi kami (Pusbekangad) dalam finalisasi kegiatan pengadaan IPP Set ini,"pungkasnya.


Dalam kegiatan uji terima yang dilaksanakan di lapangan uji tembak Laboratorium Dislitbangad Batu Jajar itu juga dihadiri Sesdislitbangad Kolonel Arm Robertson Ismail, pejabat Staf Umum Angkatan Darat, Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Dislaikad), Dinas Pengadaan Angkatan Darat (Disadaad) serta penyedia barang yaitu dari PT. Aero Dinamika. (Dispenad).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jamin Kualitas Tempur Prajurit, Dislitbangad Uji IPP Set

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x