Ads Responsif

Iklan

Ketua RCW Kepri, Mulkansyah Mundur Soroti Dugaan Amoral Anggota DPRD Batam Amintas Tambunan

Kamis, 21 Oktober WIB Last Updated 2021-10-25T13:31:33Z
Gedung DPRD Batam (ist)

Batam, pelitatoday.com - Ketua RCW, Mulkansyah menjadi sorotan usai mengatakan berdamai dan meminta maaf kepada anggota DPRD Batam dari Partai Nasdem, Amintas Tambunan di salah media lokal. Bahkan, Mulkansyah mengatakan kasus dugaan perselingkuhan yang ia laporkan sebelumnya adalah isu sampah dan murahan.


Selain itu, dalam pemberitaan yang beredar, Mulkansyah mengatakan bahwa keberangkatannya ke DPP Partai Nasdem beberapa waktu yang lalu dikarenakan diajak oleh Hambali Hutasuhut, dan yang menyediakan ongkos atau transportasi ke Jakarta semuanya ditanggung oleh Hambali.


Sementara, tiket pesawat mereka untuk pulang ke Kota Batam dibelikan oleh Amintas Tambunan melalui anggota DPRD Kota Batam, Arlon Veristo, yang juga anggota DPRD Batam dari Partai Nasdem.


Padahal, Mulkansyah bersama Kuasa Hukumnya, Ir Hambali Hutasuhut ke Kantor DPP Partai Nasdem di Jakarta untuk mengantarkan surat laporan dugaan tindakan Amoral yang dilakukan oleh Amintas Tambunan yang notabene sebagai kader Partai Nasdem.


"Kok bisa omm Mulkan minta maaf..lucu," tulis Rudi Ogan.


"Alamakkkkk,ko bisa minta maaf emang kesalahan anda apa???kayaknya sang skenarionya sama waktu CP posting kasus dan heboh terus CP dipanggil dan nyuruh buat lagi di FB minta maaf seakan tdk ada persoalan dgn AT, nah yg ini iya juga tak ada angin tak ada hujan tiba tiba posting FB berangkat jakarta melapor ke DPP,sekarang tiba tiba posting duduk berdua dgn AT dgn caption minta maaf,🤣 main kali bahhh kawan tu," tulis Abdullah Yusuf.


"Tumben ketua RCW penakut ya, geli liatnya, aktivis lapar," tulis Ronal.


Kepada pelitatoday.com, Mulkansyah saat dimintai penjelasan atas sikapnya memilih mundur untuk menyoroti dugaan Amoral tersebut mengatakan no koment.


"Saya no koment, saya stop soal kasus tali air dan fokus kasus korupsi saja," jawabnya dengan singkat saat dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon.


Terpisah, Ir. Hambali Hutasuhut, membantah pengakuan Mulkansyah dan mengatakan sikap Mulkansyah terkesan tidak profesional sebagai aktivis senior yang sudah dikenal di Kepulauan Riau.


"Logikanya dimana, seorang Pengacara membiayai klien, ini saya ikut serta ke DPP Partai Nasdem atas dasar surat kuasa sebagai Kuasa Hukum beliau dalam kasus dugaan Amoral yang dilaporkan beliau," kata Hambali kepada awak media ini saat dijumpai di warung kopi depan RS Awal Bros Batam. Kamis (21/10/2021).


Baca Juga : Legal Advisor Carolein Parewang: 'Oknum Papa DPRD Batam yang Sengkarut'


Lanjut Hambali bercerita, pihaknya berangkat ke Jakarta bukan secara tiba - tiba, tapi ada proses. Dan soal biaya kesana kami dibayar oleh seseorang (mister x) sebesar Rp. 10 juta.


"Jadi, uang itu kita bagi dua untuk akomodasi berangkat ke Jakarta. Setelah di Jakarta, Klien saya (Mulkansyah) ada bertemu dengan Arlon Veristo (Anggota DPRD Batam dari Partai Nasdem) di salah-satu restoran di jalan Gajah Mada Jakarta Pusat. Ini cerita klien saya, kebetulan waktu itu saya memang ngak ikut dalam pertemuan mereka," kata Hambali.


Dalam pertemuan tersebut, lanjut Hambali, Amintas Tambunan marah - marah kepada Mulkansyah melalui telepon di depan Arlon Veristo, dan mungkin (tanda kutip) ada dil-dilan, sehingga tiket pulang kami dibelikan oleh Arlon Veristo.


"Amintas waktu itu kata Mulkansyah marah-marah dan menolak Arlon Veristo membelikan tiket pulang kami, tapi Arlon Veristo mengatakan bahwa yang beli tiket itu pakai uang dia sendiri," terang Hambali.


Ir.Hambali Hutasuhut saat diwawancarai pelitatoday.com di depan RS Awal Bros Batam, Kamis (21/10/2021) 

Hingga sampai di Batam, Hambali mengaku tidak pernah  berkomunikasi lagi dengan Mulkansyah soal laporan mereka.


"Hingga sampai di Batam, kami ngak ada komunikasi soal laporan itu, dan tiba-tiba muncul statement beliau minta maaf kepada Amintas Tambunan dan mengatakan mundur soal kasus Dugaan Amoral di media, tanpa ada koordinasi kepada saya selalu Kuasa Hukumnya," pungkas Hambali. 


Hambali menekankan, tidak membatasi kliennya untuk berdamai dengan Amintas Tambunan. Namun, ia juga meminta supaya kliennya tidak merusak citranya selaku pengacara yang bernaung di organisasi Peradi.


"Namun, tindakan beliau telah mencoreng profesi saya selaku pengacara. Padahal, hingga saat ini belum ada pencabutan surat kuasa. Jadi, perlu klarifikasi dari beliau," tegasnya.


Baca Juga : Melihat Kapasitas Horjani Hutagalung Soal Laporan Dugaan Amoral Oknum DPRD Batam


Sementara itu, Anggota DPRD Batam, Arlon Veristo membenarkan adanya pertemuan dirinya dengan Mulkansyah di Jakarta.


"Saya yg ajak dia (Mulkansyah) makan malam. Saya kenal mulkam sudah sangat lama. Memang saya ada ketemu sama mulkam. Dan kami makan malam. Gak ada dil2 lan, Dia minta bantu dibelikan tiket,

dan saya belikan. Mulkam sudah saya kenal 15 tahun yg lalu," tulis Arlon Veristo membalas konfirmasi awak media ini melalui aplikasi WhatsAppnya. ***


Penulis : Pino Siburian
Editor   : Red
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua RCW Kepri, Mulkansyah Mundur Soroti Dugaan Amoral Anggota DPRD Batam Amintas Tambunan

Berita Lainnya

Ads Responsif

Ads x