Iklan

- Advertisement -

- Advertisement -

Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Presiden KSPI: Akan Ada Ledakan PHK

Kamis, 15 Juli WIB Last Updated 2021-07-15T07:32:51Z
Ilustrasi PHK (Dok; MNC)


Jakarta -
Terkait aturan pemberlakuan PPKM Darurat, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  menyampaikan akan berimbas terhadap Ledakan PHK.


Hal tersebut dilihat dari beberapa perusahaan sudah mulai berunding dengan serikat pekerja untuk melakukan PHK.


dilansir pelitatoday.com dari Detik.com, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan selama sepekan terakhir, kabar itu makin banyak dilaporkan oleh para buruh. Apalagi opsi memperpanjang PPKM Darurat pun hangat dibicarakan.


Dia mengaku sudah menerima laporan soal perundingan efisiensi karyawan dari para buruh di industri komponen otomotif, peleburan besi, dan keramik.


"Seminggu Lalu kami dapat informasi, sudah minta serikat kerja untuk efisiensi kurangi karyawan, memang belum semua mendapatkan keputusan," ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7/2021).


Sementara itu, selama pandemi COVID-19 berjalan, menurut Said Iqbal berbagai sektor usaha memang sudah melakukan PHK kepada para pekerjanya. Mulai dari sektor ritel, transportasi, hingga perhotelan.


"Kita bisa bayangkan situasi ini terjadi, akan ada ledakan PHK di depan mata kalau PPKM diperpanjang lagi," ujar Said Iqbal.


KSPI memprediksi ada ratusan ribu orang yang kehilangan pekerjaan bila PPKM Darurat dan kondisi krisis karena pandemi terus berlangsung. Menurutnya, pemulihan ekonomi harus dipercepat dengan menangani pandemi dengan baik.


"Akan terjadi ledakan PHK seberapa banyak ya sesuai dengan seberapa cepat pemulihan ekonomi dan lonjakan kasus ini. Kalau krisis terus, pandemi belum berakhir, KSPI prediksi ada ratusan ribu orang, apalagi kalau dilanjutkan PPKM Darurat ini," pungkas Said Iqbal. ***

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Presiden KSPI: Akan Ada Ledakan PHK

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x