Iklan

- Advertisement -

- Advertisement -

Kecewa Perhatian Pemerintah, Warga Batam Ini Bangun Drainase dengan Uang Pribadi

Senin, 28 Juni WIB Last Updated 2021-06-28T06:05:10Z
Foto Lokasi rumah Sahat Sibagariang saat melakukan pembangunan Drainase (ist)


Batam, pelitatoday.com -
Prioritas penggunaan anggaran Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) di Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung patut dipertanyakan. 


Informasinya, setiap Kelurahan di Kecamatan Sagulung mendapat pagu anggaran 1,7 Miliar untuk pelaksanaan PSKP. 


Namun, meski anggaran yang besar tersebut sudah dikuncurkan. Warga ini malah mengeluarkan uang pribadi untuk pembangunan infrastruktur di wilayahnya.


Sahat Sibagariang, warga Kavling Seraya Blok C16, Kelurahan Sei Langkai, Sagulung berinisiatif untuk melakukan pembangunan drainase dengan ukuran U 30 menggunakan anggaran pribadi.


Hal ini tidak terlepas akibat jalan lingkungan pemukiman warga itu yang selalu berlumpur saat musim hujan tiba. Atas dasar tersebut, Sahat Bagariang berinisiatif untuk mengeluarkan anggaran pembangunan drainase dari kantong pribadinya.


"Pembangunan drainase ini adalah inisiatif pribadi saya. Dasarnya, selama ini lingkungan kami belum tersentuh pembangunan. Akibatnya air rembesan dari kamar mandi warga berlinang di jalan. Parahnya lagi jalanan akan semakin berlumpur saat hujan turun," jelas Sahat Bagariang, Senin (28/06/2021).


Lanjut Sahat, niatnya membuat drainase itu untuk mengurangi lumpur yang diakibatkan jalan di depan rumahnya yang belum disemenisasi.


Tidak tanggung-tanggung, Sahat Bagariang harus rela merogoh kocek pribadinya sebesar Rp 6 juta rupiah untuk pembangunan drainase tersebut. Dirinya juga sangat menyanyangkan kurangnya perhatian dari Pemerintah dan juga 9 orang Dewan Dapil Sagulung.


"Kalau dibilang kecewa ya pastilah ada rasa kecewa. Pasalnya pada tahun 2021 kita tahu ada belasan titik pengerjaan PSPK di wilayah Kelurahan Sei Langkai. Namun lingkungan tempat tinggal kami sepertinya tidak dilirik sama sekali," ucapannya.


Tambahnya lagi, "Padahal dari Kecamatan Sagulung ada sembilan orang anggota DPRD Kota Batam dari Dapil Sagulung. Namun herannya lingkungan kami tidak mendapat sentuhan pembangunan," tutupnya. (R01)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kecewa Perhatian Pemerintah, Warga Batam Ini Bangun Drainase dengan Uang Pribadi

Berita Lainnya

- Advertisement -

Ads x