Ads Responsif

Iklan

Orang Tua Casis Tamtama TNI AD di Papua dan Papua Barat Terima Arahan Kasad

Minggu, 11 April WIB Last Updated 2021-04-11T03:46:00Z
Foto Istimewa (Dok: Dispenad)


JAKARTA -
Para orang tua dari peserta Calon Siswa Tamtama PK TNI-AD Gel I Tahun 2021 yang berada Papua dan Papua Barat mendengarkan arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa terkait pelaksanaan tes werving melalui video conference.


Pengarahan Kasad melalui video conference yang berlangsung  pada Jumat (09/04/2021) itu, diikuti oleh Pangdam, Danrem 174/ Merauke, dan Danrem 182/JO serta para  orang tua Casis Tamtama TNI AD dari Makodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Makodim 1707/Merauke di Kabupaten Merauke dan Makorem 182/JO di Kabupaten Fakfak.


Usai pelaksanaannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. mengatakan dalam arahannya Jenderal TNI Andika Perkasa  menyampaikan bahwa werving merupakan program penerimaan personel TNI baik melalui jalur sukarela maupun melalui jalur wajib yang menggunakan anggaran TNI AD. Sedangkan materi seleksi yang diujikan meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesegaran jasmani, mental ideologi dan psikologi.


“Tentunya akan memerlukan waktu yang tidak sedikit dalam proses seleksi yang dilaksanakan,” jelasnya.


Dijelaskan Pangdam, dalam pengarahan itu juga Kasad menegaskan bahwa pendaftaran untuk menjadi anggota TNI AD tidak memerlukan biaya apapun atau gratis dan mekanisme penerimaan calon prajurit TNI AD itu bergantung pada kemampuan dan kapasitas dari masing-masing calon.

“Untuk itu, Kasad menekankan apabila ada oknum yang menawarkan bantuan dengan cara meminta imbalan, maka para orang tua Casis dapat  melaporkannya secara langsung kepada Kasad atau ke pihak Kodam," ucapnya.


Lebih lanjut diungkapannya, bahwa Kasad juga mengingatkan kepada penyelenggara seleksi untuk selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan menerapkan social distancing dan physical distancing baik pada saat pelaksanaan seleksi maupun istirahat.


“Dan di akhir arahannya Kasad berpesan apabila putra dari para orangtua gagal pada tahap pendaftaran, jangan menyerah dan terus berusaha, dengan memperbaiki apa-apa yang menjadi kekurangan pada diri calon prajurit, untuk kemudian mencoba lagi ketika proses seleksi tahun berikutnya. Kerja  keras tidak akan mengkhianati hasil,” tandasnya. *** 


Sumber : Orang Tua Casis Tamtama TNI AD Di Papua dan Papua Barat Terima Arahan Kasad


JAKARTA, tniad.mil.id

- Para orang tua dari peserta Calon Siswa Tamtama PK TNI-AD Gel I Tahun 2021 yang berada Papua dan Papua Barat mendengarkan arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa terkait pelaksanaan tes werving melalui video conference.


Pengarahan Kasad melalui video conference yang berlangsung  pada Jumat (09/04/2021) itu, diikuti oleh Pangdam, Danrem 174/ Merauke, dan Danrem 182/JO serta para  orang tua Casis Tamtama TNI AD dari Makodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Makodim 1707/Merauke di Kabupaten Merauke dan Makorem 182/JO di Kabupaten Fakfak.


Usai pelaksanaannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. mengatakan dalam arahannya Jenderal TNI Andika Perkasa  menyampaikan bahwa werving merupakan program penerimaan personel TNI baik melalui jalur sukarela maupun melalui jalur wajib yang menggunakan anggaran TNI AD. Sedangkan materi seleksi yang diujikan meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesegaran jasmani, mental ideologi dan psikologi.


“Tentunya akan memerlukan waktu yang tidak sedikit dalam proses seleksi yang dilaksanakan,” jelasnya.


Dijelaskan Pangdam, dalam pengarahan itu juga Kasad menegaskan bahwa pendaftaran untuk menjadi anggota TNI AD tidak memerlukan biaya apapun atau gratis dan mekanisme penerimaan calon prajurit TNI AD itu bergantung pada kemampuan dan kapasitas dari masing-masing calon.

“Untuk itu, Kasad menekankan apabila ada oknum yang menawarkan bantuan dengan cara meminta imbalan, maka para orang tua Casis dapat  melaporkannya secara langsung kepada Kasad atau ke pihak Kodam," ucapnya.


Lebih lanjut diungkapannya, bahwa Kasad juga mengingatkan kepada penyelenggara seleksi untuk selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan menerapkan social distancing dan physical distancing baik pada saat pelaksanaan seleksi maupun istirahat.


“Dan di akhir arahannya Kasad berpesan apabila putra dari para orangtua gagal pada tahap pendaftaran, jangan menyerah dan terus berusaha, dengan memperbaiki apa-apa yang menjadi kekurangan pada diri calon prajurit, untuk kemudian mencoba lagi ketika proses seleksi tahun berikutnya. Kerja  keras tidak akan mengkhianati hasil,” tandasnya. ***


Sumber : Dispenad

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Orang Tua Casis Tamtama TNI AD di Papua dan Papua Barat Terima Arahan Kasad

Ads Responsif

Berita Lainnya

Ads Responsif