Ads Responsif

Iklan

Wagub DKI; Tidak Memungkinkan, Pencarian Sriwijaya Air Dimulai Besok Pagi

Sabtu, 09 Januari WIB Last Updated 2021-01-09T13:53:03Z
Foto: Pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang hilang kontak di Kepulauan Seribu (dok jetphotos.com via flightradar24)


Jakarta - Pencarian pesawat komersil Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu baru bisa dilakukan pada Minggu (10/01/2021) pagi. Hal tersebut dikarenakan petugas kesulitan mencari ke dalam laut pada malam hari.


"Pencarian baru bisa dimulai saat pagi karena tidak memungkinkan pencarian ke dalam laut di malam hari," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Sabtu (9/01/2021).


"Semoga pagi kita dapat informasi karena malam ini tidak memungkinkan," sambung Riza.


Berdasarkan informasi Riza, diduga pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di sekitar perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Dan pesawat jatuh tidak di daratan, melainkan di perairan Kepulauan Seribu.


"Jadi bisa dipastikan pesawat tidak jatuh di daratan tapi di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang," kata Riza.


Ia meminta masyarakat berdoa dan bersabar menunggu informasi lebih lanjut mengenai pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak tersebut.


Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.


"Mari kita berdoa dan memberi dukungan penuh. Saya juga mengimbau masyarakat hati-hati mencari info apalagi menyebarkan informasi," tuturnya.


Diketahui pesawat komersial Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh usai dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1).


Menteri Perhubungan mengonfirmasi ada 62 orang di dalam pesawat yang terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru.


Sebanyak 50 penumpang itu terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan tiga bayi.


Budi juga menjelaskan kronologi dan riwayat penerbangan pesawat. SJ 182, jelas Budi, take off pada pukul 14.36 WIB. Pesawat sempat diberikan izin untuk naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar.


Namun pada pukul 14.40 dalam hitungan detik, target SJ 182 hilang dari radar. (**)



sumber : CNNIndonesia

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wagub DKI; Tidak Memungkinkan, Pencarian Sriwijaya Air Dimulai Besok Pagi

Berita Lainnya

Ads Responsif

Ads x