Ads Responsif

Iklan

Warga Batam yang Mengaku Balurkan-Ancam Jilat Liur Jenazah COVID, Dinyatakan Positif Corona

Rabu, 26 Agustus WIB Last Updated 2020-08-26T05:54:55Z
Tangkapan layar video penjemputan remaja yang menjadi kontak erat jenazah pasien Covid-19 di Batam.

Batam - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyampaikan perempuan yang mengaku membalurkan dan mengancam menjilat air liur jenazah pasien Corona (COVID-19) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah menjalani tes swab, dan hasilnya dinyatakan positif Corona.

"Dia positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi saat dihubungi detikcom, Rabu (26/8/2020).

Warga tesebut langsung menjalani isolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang. Sementar itu, dua anaknya juga dites swab, dan hasilnya negatif.

"Anaknya negatif, anaknya dua orang negatif," ujarnya.

Baca Juga : Rudi Terus Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Sebelumnya, perempuan yang mengaku membalurkan air liur juga sempat mengancam akan menjilat air liur jenazah pasien positif COVID-19 di Batam, Kepri. Perempuan itu melawan saat akan diamankan.

"Dari malam kita mau ambil itu dia udah ngomong sesumbar 'nanti aku jilat air liur itu', di videonya ada, tapi nggak ada dia melakukan itu, gaya dia ajalah itu, mana berani pun dia melakukan itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi saat dihubungi detikcom, Selasa (25/8/2020).

Didi mengatakan peristiwa itu terjadi saat ribut-ribut sejumlah warga menjemput paksa jenazah pasien positif Corona. Soal membalurkan air liur, Didi menuturkan, tidak ada saksi yang melihat.

"Dari malam kita mau ambil itu dia udah ngomong sesumbar 'nanti aku jilat air liur itu', di videonya ada, tapi nggak ada dia melakukan itu, gaya dia ajalah itu, mana berani pun dia melakukan itu. Dia melawan polisi, untung polisinya sabar, iya (waktu ribut-ribut ambil jenazah itu dia bicara)," paparnya.

Perempuan setengah baya itu telah ditemukan dan langsung dibawa ke RSKI Pulau Galang pada Senin (24/8/2020) sore.

Baca Juga : Media Daring Tempo.co dan Tirto.id laporkan peretasan situsnya ke Polda Metro Jaya

Video penjemputan remaja putri oleh tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 juga viral di Batam. Penjemputan itu dilakukan terkait dengan kasus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi akhirnya mengklarifikasi isi video yang viral tersebut. Ia mengatakan bahwa dari video itu tidak menceritakan keseluruhan peristiwa yang terjadi.

“Banyak yang tidak tahu cerita keseluruhannya, dikira kami tim gugus tugas brutal,” ujar Didi, dilansir dari laman batamnews. Selasa (25/8/2020).

sumber : detikNews.com
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Warga Batam yang Mengaku Balurkan-Ancam Jilat Liur Jenazah COVID, Dinyatakan Positif Corona

Ads Responsif

Berita Lainnya

Ads Responsif