Ads Responsif

Iklan

Sadis! Gegara Gadai HP, Nyawa Warga Punggur Batam Ini Melayang

Senin, 13 April WIB Last Updated 2020-04-12T19:36:43Z

                   foto (ist)

Batam– (SN) inisial warga Punggur, Kecamatan Nongsa, meninggal dunia setelah dikeroyok sejumlah orang di simpang Dam, Kelurahan Mukakuning, Sei Beduk Batam.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Daniel Ganjar Kristianto, S.Sos, S.I.K. saat dihubungi wartawan membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut yang mengakibatkan SN (37 tahun) meninggal dunia.

“Pada hari Minggu, 12 April 2020, sekira pukul 00.10 Wib, pelapor melihat korban mendatangi terlapor sambil marah-marah untuk mengembalikan HP terlapor yang digadaikan pada korban karena HP tersebut rusak,” kata AKP Daniel, Minggu (12/4/2020).

Lebih jauh keterangan pelapor tentang kronologis kejadian, dirinya berusaha mendamaikan korban dan terlapor. Namun, sewaktu pelapor sedang berbicara dengan korban, tiba-tiba teman-teman terlapor datang sambil berteriak menyuruh korban keluar. Pelapor keluar dan menyuruh teman-teman terlapor bubar.

Baca Juga : 1 Orang Pasien PDP Covid-19 di Batam Meninggal Dunia

Lebih lanjut kata AKP Daniel, setelah terlapor dan teman-temannya bubar,  tak berapa lama kemudian mereka kembali lagi dengan menggunakan lebih banyak orang, dan sewaktu korban mau pergi dengan menggunakan sepeda motornya, terlapor dan teman-temannya melempari korban selanjutnya pelapor mengamankan korban kekamar kostnya.

Terlapor bersama teman-temannya memaksa masuk kekamar kost korban, dan korban lari kekamar mandi kos-kosannya dan di pukul oleh terlapor dan teman-temannya, kemudian korban melarikan diri keluar kostnya, dan di kejar serta di pukuli oleh terlapor dan teman-temannya dengan menggunakan tangan, panah, batu, maupun senjata tajam.

  SN 37 Tahun Pria Warga Punggur Yang Tewas Dikeroyok di Simpang    Dam Kelurahan Mukakuning, Batam.

“Sehingga korban tidak sadarkan diri, atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian kepala dan pelipis kiri, luka robek di lengan kiri dan 4 jari tangan kiri putus, pergelangan tangan kanan patah, kaki kiri memar dan pada punggung nya,” tambah AKP Daniel menjelaskan kronologis kejadian pengeroyokan tersebut.

Pada saat itu, korban sempat di bawa ke Rumah Sakit Camatha Sahidya Panbil.

“Tapi nyawa korban tak tertolong lagi. Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sei Beduk guna Pengusutan Perkara lebih lanjut,” lengkapnya.

Namun, kronologis yang diterima wartawan, Kapolsek Sei Beduk belum membeberkan berapa jumlah terduga pelaku dan berapa orang yang telah diamankan dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dilapangan, terduga pelaku berjumlah tujuh orang bahkan lebih, 3 orang sudah diamankan Polisi dan lainnya masih buronan Polisi. (AL)

Baca Juga : Oknum Polri dengan TNI Bentrok di Papua, Dua Polisi Tewas

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sadis! Gegara Gadai HP, Nyawa Warga Punggur Batam Ini Melayang

Ads Responsif

Berita Lainnya

Ads Responsif